Wagub Hadiri Serbuan Vaksinasi Nasional Covid-19 Tahap II, Harapkan Masyarakat Mendapatkan Vaksin Semua

img

(Hadi Mulyadi saat meninjau serrbuan vaksinasi)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Nasional Covid-19  tahap ke-II, yang dilaksanakan Pemprov Kaltim, Kodam VI Mulawarman dan Polda Kaltim.

Kegiatan yang dipusatkan di  Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan,  dihadari  Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak, M.Si. Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto. Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun.

Wagub  Hadi  Mulyadi menegaskan, masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru pada tempat-tempat dimana terjadinya pergerakan orang.

"Peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 dari risiko tertular dan menularkan harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, dengan gerakan 5M," tandasnya.

Terkait pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Nasional Covid-19  tahap ke-II,  Hadi Mulyadi memberikan apresiasi kepada Kodam VI Mulawarman dan Polda Kaltim beserta jajarannya, termasuk pihak terkait lainnya, sehingga kegiatan  ini terlaksana dengan baik. Sehingga masyarakat Kaltim mendapatkan vaksin semua.

"Kepada masyarakat yang sudah divaksin, bukan berarti penerapan protokol kesehatan diabaikan,  sebab hingga kini penyebaran  Covid-19 di Kaltim masih terjadi. oleh karena itu tetap mengutamakan dan melaksanakan 5M," pinta Hadi Mulyadi.

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto menjelaskan pelaksanaan Vaksinasi Nasional Covid-19  tahap ke-II,   untuk masyarakat  vaksin yang pertama maupun yang kedua, dengan harapan masyarakat mendapatkan  vaksin semua.

"Sekarang ini dari Kodam ada 1.500 dosis kemudian dari Polri 3.600 dosis, dan  ini digabungkan di laksanakan di tempat yang presentatif ini, dan target kita untuk hari ini 5000 orang, dan ini akan dilakukan terus di Puskesmas maupun rumah sakit," kata Heri Wiranto.(mar)