Bupati Sri Juniarsih Lakukan Audiensi dengan Wamendagri, Sampaikan Kondisi Daerah dan Perkuat Komunikasi dengan Pusat
POSKOTAKALTIMNEWS, JAKARTA : Memiliki modal besar untuk menggerakkan perekonomian dari sektor kelautan dan kepulauan, pariwisata, potensi perikanan, perkebunan hingga berbagai komoditas unggulan menjadi kekuatan yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Berau.
Namun, potensi besar
tersebut membutuhkan dukungan pembangunan dan anggaran yang memadai agar dapat
berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Persoalan tersebut
menjadi salah satu hal yang dibawa Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat
melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya
di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Pertemuan yang
berlangsung di kediaman Wamendagri itu menjadi momentum bagi Pemkab Berau untuk
menyampaikan kondisi daerah sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah
pusat terkait kebutuhan pembangunan.
Sri Juniarsih tidak
hanya memaparkan potensi yang dimiliki Bumi Batiwakkal, tetapi juga
menyampaikan tantangan yang dihadapi Pemkab Berau dalam mengoptimalkan potensi
tersebut.
Salah satu tantangan
utamanya adalah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Padahal, berbagai
sektor unggulan Berau membutuhkan dukungan infrastruktur dan konektivitas agar
dapat berkembang secara maksimal.
Akses antarwilayah,
pembangunan infrastruktur penunjang serta konektivitas menuju kawasan-kawasan
potensial menjadi bagian penting dalam membuka peluang ekonomi yang lebih
besar.
Di sektor pariwisata,
Berau memiliki kekuatan yang tidak kecil. Kawasan kepulauan Derawan dan Maratua
menjadi bagian dari potensi wisata bahari yang terus dikembangkan.
Keindahan alam dan
kekayaan bahari kawasan tersebut menjadi salah satu aset daerah yang dapat
mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, terutama melalui sektor pariwisata dan
usaha yang berkaitan dengan industri pendukungnya.
Namun, pengembangan
pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan daya tarik destinasi. Infrastruktur,
aksesibilitas dan konektivitas wilayah menjadi faktor penting agar potensi
wisata dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Hal serupa berlaku
untuk sektor perikanan, perkebunan dan komoditas unggulan lainnya. Potensi
tersebut membutuhkan dukungan pembangunan yang terintegrasi agar mampu
menciptakan nilai tambah sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam audiensi
tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan bahwa optimalisasi berbagai potensi daerah
membutuhkan dukungan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan
daerah.
Keterbatasan fiskal
menjadi tantangan ketika pemerintah daerah harus membiayai berbagai kebutuhan
pembangunan secara bersamaan. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat
menjadi salah satu langkah yang ditempuh Pemkab Berau untuk memperkuat pembangunan
daerah.
Pertemuan dengan
Wamendagri juga menjadi ruang untuk menyampaikan kondisi serta kebutuhan Berau
secara langsung, sehingga potensi daerah dapat memperoleh dukungan kebijakan
dan pembangunan yang sesuai.
Sri Juniarsih
didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Berau Muhammad Said, Kepala BPKAD Berau
Sapransyah, Kepala Bapenda Djupiansyah Ganie, serta Kepala Bapperida Berau
Endah Ernany Triariani. Sementara itu, Bima Arya didampingi Direktur Fasilitas
Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan
Daerah Kemendagri, Nasrun.
Bagi Pemkab Berau,
tantangannya kini bukan sekadar menjaga berbagai potensi yang telah dimiliki,
tetapi bagaimana mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi yang
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pariwisata,
perikanan, perkebunan dan komoditas unggulan diharapkan dapat berkembang secara
berkelanjutan dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas yang memadai.
Sri Juniarsih
menegaskan komitmen Pemkab Berau untuk terus membangun komunikasi dan
koordinasi dengan pemerintah pusat. Langkah tersebut diharapkan dapat
memperkuat pembangunan daerah sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi
pengembangan berbagai sektor unggulan Bumi Batiwakkal.
Dengan kekayaan
potensi di satu sisi dan keterbatasan kemampuan anggaran di sisi lain, sinergi
antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam
upaya mendorong Berau agar potensi alam dan ekonominya dapat memberikan manfaat
yang semakin luas bagi masyarakat. (sep/FN/Prokopim/Advertorial)