Jalan Kaki 3 Kilometer hingga Menanam Pohon, Otban Wilayah VII Hadirkan Makna Berbeda dalam Semarak Harhubnas 2026
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Masih dalam rangkaian Semarak Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, Otban Wilayah VII melaksanakan kegiatan jalan santai, kerja bakti lingkungan atau kurve, serta penanaman pohon di kawasan Taman Otban 7.
Kegiatan yang dikemas
sederhana itu justru menghadirkan suasana berbeda. Tidak hanya berkumpul dan
mengikuti kegiatan seremonial, keluarga besar Otban Wilayah VII diajak bergerak
bersama, menjaga lingkungan, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan.
Kepala Otoritas
Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi
bagian dari upaya memaknai Harhubnas melalui kegiatan yang dekat dengan
kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini
merupakan bagian dari rangkaian Semarak Harhubnas 2026 yang diselenggarakan
secara sederhana, namun tetap sarat dengan nilai kebersamaan, kepedulian
terhadap lingkungan, semangat gotong royong, serta pengabdian,” ujar Ferdinan.
Peserta mulai
berjalan santai menempuh rute kurang lebih tiga kilometer.Rombongan menyusuri
kawasan perkampungan masyarakat di sekitar Kompleks Perumahan Otban Wilayah
VII.
Perjalanan pun tidak
hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga memberikan kesempatan bagi
peserta untuk melihat lebih dekat lingkungan di sekitar kawasan Otban.
Keluarga besar Otban
Wilayah VII bersama-sama membersihkan dan menata lingkungan. Kegiatan tersebut
menjadi gambaran sederhana bagaimana semangat gotong royong masih menjadi
bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Bagi Otban Wilayah
VII, lingkungan yang bersih dan tertata bukan hanya soal kenyamanan, tetapi
juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama. Setelah kerja bakti selesai,
kegiatan berlanjut dengan penanaman pohon.
Jika jalan santai menjadi simbol gerak dan kebersamaan, maka pohon yang ditanam menjadi simbol harapan.Pohon-pohon tersebut diharapkan dapat tumbuh, menghijaukan kawasan, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang.
“Penanaman pohon
menjadi pengingat bahwa kontribusi terhadap lingkungan dapat dimulai melalui
langkah-langkah sederhana. Apa yang ditanam dan dirawat hari ini diharapkan
dapat tumbuh serta memberikan manfaat pada masa mendatang,” kata Ferdinan.
(sep/FN)