DPRD Kukar Minta Desa Lebih Aktif Sampaikan Persoalan, Ahmad Yani: Kadang Bukan Tak Ada Solusi, Tapi Tak Disampaikan
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani.
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menyoroti masih lemahnya arus informasi dari desa ke lembaga legislatif. Menurutnya, banyak persoalan masyarakat yang sebetulnya bisa ditangani lebih cepat, namun tertahan karena tidak pernah sampai secara utuh ke DPRD.
Dalam beberapa kunjungan
lapangannya, Yani menemukan bahwa sejumlah masalah di tingkat RT maupun desa
kerap berhenti di internal pemerintahan desa tanpa diteruskan sebagai laporan
resmi. Kondisi itu membuat proses penanganan memakan waktu lebih panjang.
“Kadang masalah itu tidak
tertangani bukan karena tidak ada solusinya, tetapi karena tidak disampaikan
kepada kami,” ujar Yani belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa DPRD
memiliki ruang untuk mempercepat pembangunan melalui fungsi anggaran,
pengawasan, serta pokok-pokok pikiran. Namun, peran tersebut akan optimal hanya
jika desa aktif membangun komunikasi dan menyampaikan kebutuhan warganya secara
jelas.
Menurut Yani, pemerintah
desa berada di posisi paling strategis untuk meneruskan kondisi riil masyarakat
di lapangan. Tanpa alur komunikasi yang baik, penyusunan dukungan program dari
DPRD kerap tidak tepat sasaran atau terhambat.
“Jika komunikasi terjalin
baik, pembangunan bisa lebih cepat. Masyarakat juga bisa langsung merasakan
manfaatnya,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa
pembangunan desa bukan semata soal membangun infrastruktur, tetapi tentang
bagaimana desa, masyarakat, dan DPRD bergerak dalam satu arah. Karena itu, ia
berharap sinergi antara lembaga dan pemerintah desa semakin kuat.
“Yang penting
komunikasikan saja. Kami siap membantu memperjuangkan kebutuhan masyarakat,”
tutupnya.(adv)