Potensi Komoditi Kopi di Kukar Menjanjikan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

img

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar Muhammad Taufik

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Komoditi kopi dinilai memiliki potensi menjanjikan, sebab hampir semua kalangan menyukai minuman kopi. Sementara di Kukar terdapat suatu kawasan yang menjadi sentra perkebunan kopi, diantaranya di Kecamatan Muara Kaman, Loa Kulu, dan Marang Kayu.

Melihat potensi yang tinggi, Dinas Perkebunan Kukar terus mendorong dan memfasilitasi perkebunan kopi yang ada di Kukar. Adapun upaya yang dilakukan yakni memberikan bantuan saprodi baik benih, pupuk, herbisisda, pestisida.

Kemudian, bantuan mesin pengolahan, penyediaan unit pengolahan rumah produksi, bimtek budidaya dan pengolahan biji kopi, pembangunan sapras baik itu jalan produksi, embung pada area sentra perkebunan kopi.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar Muhammad Taufik mengatakan, perkebunan kopi sangat menjanjikan masyarakat untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, karena kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat.

"Kami saat ini sedang gencar gencarnya untuk melakukan pengembangan kopi, sejak 2021 sudah ada 3 Kecamatan yang menjadi sasaran untuk pengembangan kopi, diantaranya Kecamatan Loa Kulu, Muara Kaman, dan Marang Kayu," kata Muhammad Taufik kepada Poskotakaltimnews, Senin (5/6/2023).

Sementara untuk Kecamatan Marang Kayu sudah ada 1 desa yang menjadi sentral kawasan unggulan perkebunan kopi. Saat ini Dinas Perkebunan sedang melakukan design master plan, bagaimana hasil perkebunan kopi terus meningkat dan memiliki kualitas yang baik.

"Setiap tahun kita fasilitasi sarana dan prasarana produksinya, serta melakukan pembinaan pembinaan. Hal itu telah masuk kedalam RPJMD maupun Renstra kita," sebutnya.

Dirinya berharap, petani kebun kopi di Kukar bisa terus meningkatkan hasil kebunnya, sehingga roda perekonomian mereka bisa stabil, dan dapat membuka lapangan pekerjaan.(adv/riz)