Tingkat Kapasitas Kader Posyandu, Pertamina Gelar Pelatihan Lingkungan
Pelatihan Manajemen
Bank Sampah dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,PANAJAM- Kader Posyandu merupakan salah satu komponen yang dapat berperan aktif mendorong perubahan perilaku di masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu sebab dilakukannya peningkatan kapasitas Kader Posyandu Dewi Sinta Desa Giri Mukti, Penajam Paser Utara. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan mengelar Pelatihan Manajemen Bank Sampah dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos. (Rabu, 02/03).
"Pelatihan
terkait lingkungan ini merupakan salah satu kegiatan dan program kerja dari
program Warga Sehat yang diselenggarakan oleh Pertamina. Penerima program ini
adalah para kader dan anggota Posyandu Dewi Sinta," kata Area Manager
Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra
Peranginangin.
Chandra menjelaskan
bahwa program kerja yang disusun tersebut adalah kesepakatan antara penerima
manfaat dengan Pertamina serta mempertimbangkan masukan dari berbagai pemangku
kepentingan. "Selain program lingkungan, ada ada beberapa kegiatan lainnya
yang akan dilaksanakan diantaranya peningkatan kapasitas kader, pemberian
makanan bergizi, penimbangan bayi secara rutin, serta beberapa kegiatan
lainnya," kata Chandra.
Dia juga mengharapkan
agar Kader Posyandu ini dapat memberikan dampak sosial yang lebih besar lagi,
salah satu mengajak masyarakat lebih peduli pada lingkungan.
Senada dengan hal
tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PPU Tita Deritayani
menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat masih lemah terhadap pengelolaan sampah
masih rendah. Oleh karena itu diperlukan upaya-upayan salah satunya melalui
sosialisasi.
"Salah satu
program unggulan yang sekarang dijalankan oleh DLH PPU adalah program bank
sampah dan sedekah sampah. Program ini dilaksanakan dengan cara melibatkan
peran serta masyarakat dalam penanganan sampah. Selain kebutuhan sarana dan
prasarana, namun juga diperlukan kesadaran masyarakat," katanya.
Dukungan terhadap
program yang dilaksanakan oleh Pertamina tersebut juga mendapat dukungan dari
Pemerintah Kabupaten PPU. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Bupati PPU Hamdam
yang juga hadir pada kegiatan pelatihan.
"Kegiatan ini
saya yakin akan memberikan manfaat langsung kepada para kader maupun masyarakat
karena dapat memberikan nilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini membantu
pemerintah dalam mengelola sampah," kata Hamdam.
Dia juga mengharapkan
agar peran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat terus
tumbuh menjadi budaya. "Saya berharap setelah mengikuti pelatihan
manajemen bank sampah ini, para kader dapat menularkan kepada masyarakat yang
lebih luas sehingga nanti dapat menjadi budaya. Setelah dilatih, dipraktekkan
dan dikembangkan," tutupnya.(mid)