TPA Bujangga Mendapatkan Pengadaan Alat Berat dan Perbaikan

img

TPA Bujangga


POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau memastikan perbaikan dan pengadaan alat berat baru sebagai inventaris di UPT Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bujangga tahun ini.

Setelah terparkir selama berbulan-bulan, alat berat berupa bulldozer yang sempat tidak beroperasi akhirnya masuk dalam tahap perbaikan. 

Pejabat Fungsional Sub Koordinator Pengelolaan Sampah DLHK Berau, Helmi mengatakan, perbaikan alat itu dianggarkan sebesar Rp. 200 juta lebih.

"Alat itu sekarang masih dalam proses perbaikan di bengkel," ucapnya, kepada POSTKOTAKALTIMNEWS baru baru ini.

Sebelumnya, alat berat yang berfungsi untuk mendorong sampah ke lubang itu mengalami kerusakan copot ban dan perlu dilakukan penggantian spare part. Alat berat yang beroperasi di TPA Bujangga pun total ada 4 alat, termasuk ekskavator dan bulldozer. Tetapi hanya 1 ekskavator saja yang beroperasi.

"Untuk sisanya itu rusak, dan ini sedang diperbaiki satu alat yaitu bulldozer, sisanya juga ditargetkan tahun ini," jelasnya.

 

Helmi juga menyampaikan, tahun ini pihaknya melakukan pengadaan untuk bulldozer baru. Dengan menganggarkan Rp. 4 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini.

Menurut Helmi, perbaikan dan pengadaan baru bulldozer memang sangatlah penting. Mengingat, petugas kebersihan selalu mengangkut sampah hinggga 65 - 70 ton setiap harinya. Apalagi melihat kondisi TPA Bujangga yang juga sudah overload. Rata-rata sampah berasal dari 4 kecamatan terdekat, yakni : Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur.

"Sampah itu dari taman-taman kota, alat yang beroperasi di sini hanya 1 ekskavator saja, jadi kesulitan juga untuk mendorong sampah-sampah itu,"katanya.

DLHK Berau berupaya mencanangkan program pemilahan sampah melalui 3 R (Reuse, Recycle, Reduce). Tahapnya segera disosialisasikan kembali kepada masyarakat agar dapat mendaur ulang sampah yang masih bisa terpakai.

Helmi berharap, melalui revitalisasi dan penambahan alat berat ini pengolahan sampah di TPA Bujangga dapat tertata dan dikelola sehingga tidak terjadi penumpukan kembali.

"Saat ini, kita ada alat berat yang masih beroprasi, kita maksimalkan dengan alat berat yang ada supaya bisa dikelola dengan baik,"tutupnya.(sep)