Migrasi TV Analog ke TV Digital Ditunda
(HM Faisal)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kepala Dinas
Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim HM Faisal menegaskan Kementerian Komunikasi dan Informatika
Republik Indonesia (Kemenkominfo) menunda proses migrasi siaran televisi (TV)
Analog Switch Off (ASO) ke siaran TV digital. Proses pelaksanaan ASO tahap
pertama yang semula bakal digelar pada tanggal 17 Agustus 2021 batal dilaksanakan.
“Sesesua rencana semula migrasi TV analog ke
TV digital, akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2021, tetapi masih merebaknya
Virus Corona, sehingga beberapa daerah masuk dalam PPKM level 4 maupun 3, oleh
Kemenkominfo menunda untuk sementara waktu, dan rencananya pelaksanaan ASO
tahap 1 akan bergabung dengan tahap ke 2
pada bulan Desember mendatang,” jelas Faisal, beberapa hari lalu
Faisal
sangat menyayangkan ditundanya proses migrasi TV analog ke TV digital
yang dilakukan Kemenkominfo dengan alasan pandemi Covid-19, itu keputusan pusat
kita siap menerimanya. Sementara untuk Provinsi Kaltim sudah siap apalagi untuk
Kaltim 1 yang terdiri Samarinda, Bontang dan Kukar sudah siap, bersama
empat provinsi lainnya yaitu Aceh,
Kepulauan Riau, banten dan Kalimantan Utara.
“Masyarakat Kaltim khususnya yang masuk dalam
Kaltim 1 yaitu Samarinda, Bontang dan Kukar sudah siap menerima migrasi TV
analog ke TV digital, dan masyarakat
jangan khawatir walaupun pelaksanaan
ditunda tetapi siaran yang ada diharapkan juga jangan distop, sehingga
masyarakat tetap menikmatinya,”tandasnya
Faisal menambahkan keuntungan yang akan
dinikmati oleh pemirsa televisi digital selain gratis, juga lebih jernih,
kualitas audio yang lebih baik. Dalam televisi digital menggunakan dolby audio,
akan membuat pemirsa lebih menikmati program siaran yang ditayangkan.
"Melalui penyiaran TV digital,
masyarakat akan mendapatkan sajian yang lebih bagus dan lebih menarik dan lebih
jernih, dan saat ini lebih 25 stasiun, dan siarannya luar biasa bagus bila
dibandingkan siaran analog yang ada pada saat ini,” kata Faisal.(mar)