Disperindagkop Mantapkan Kerjasama Dengan Mitra Kerja
(Kepala Disperindagkop saat melakukan kunjungan silaturahmi di Stasiun Karantina Pertanian Samarinda)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kepala Dinas
Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Kaltim HM
Yadi Robyan Noor melakukan kunjungan silaturahmi ke Stasiun Karantina Pertanian
Kelas I Samarinda di Jalan PM Noor, Jumat (6/8/2021).
Kunjungan dilakukan untuk mempererat jalinan
kerja sama Disperindagkop dan UKM Kaltim
dengan mitra kerja, khususnya dalam hal perkarantinaan hewan dan tumbuhan.
“Kami datang untuk lebih memantapkan sinergi
dan koordinasi terutama untuk memastikan keamanan bahan pangan yang masuk dan
akan dikonsumsi masyarakat Kaltim,” kata Roby usai kunjungan pagi tadi.
Keamanan yang dimaksud meliputi produk-produk
pertanian, perikanan dan juga peternakan. Karena semua bahan pangan yang masuk
ke Kaltim harus terlebih dulu melewati uji laboratorium dari stasiun karantina, baik yang ada di
Samarinda maupun Balikpapan.
Kata Roby, selain untuk memastikan bahan
pangan yang masuk ke Kaltim aman dan sehat dikonsumsi masyarakat, kerja sama
dengan Stasiun Karantina Samarinda dan Balikpapan diharapkan juga akan membantu
pelaku UKM yang akan melakukan perdagangan dalam negeri maupun ekspor.
Sebab salah satu kelengkapan yang seringkali
disyaratkan oleh para pembeli (buyer) di luar adalah sertifikat karantina
berupa phytosanitary certificate (tumbuhan) dan healt certificate (hewan).
Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I
Samarinda Drh Cahyono mengungkapkan pihaknya sangat siap bersinergi dalam hal
perkarantinaan ini.
“Roh karantina itu adalah mencegah keluar
masuknya hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan
karantina (OPTK). Baik untuk dalam negeri, ekspor maupun impor,” tegas Cahyono.
Dijelaskannya, wilayah kerja Stasiun
Karantina Pertanian Kelas I Samarinda meliputi Bontang, Kutai Timur, Kutai
Barat, Mahakam Ulu dan Kota Samarinda.
Sedangkan stasiun karantina di Balikpapan wilayah kerjanya meliputi
Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Kartanegara dan Balikpapan. Sementara Berau
tergabung dengan Stasiun Karantina Tarakan.
“Untuk Stasiun Karantina Samarinda personel
fungsional kami ada 30 orang,” kata Cahyono. Stasiun karantina ini memiliki dua
laboratorium yakni laboratorium hewan dan laboratorium tumbuhan.
Ikut mendampingi dalam silaturahmi tersebut
Kabid Perdagangan Henny Purwaningsih dan Kasi Perdagangan Luar Negeri Ali
Wardana. (mar)