Pemprov Kaltim Inventarisir Alat Penyimpan Vaksin
Andi
Muhammad Ishak
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Menyongsong
kedatangan vaksin Modena dan Pfizer ke Indonesia pada Agustus mendatang untuk
disupply ke daerah, maka Pemerintah Provinsi Kaltim melakukan inventarisasi
ketersediaan fasilitas penyimpan vaksin Covid-19 yang dimiliki kabupaten dan
kota.
"Kita masih inventarisir kabupaten dan
kota yang memiliki alat penyimpan vaksin yang suhunya minus sampai 70
derajat," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi
Muhammad Ishak, di Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (17/7/2021).
Ketersediaan penyimpan vaksin Covid-19 sesuai
kriteria vaksin Modena dan Pfizer, menurut dia, untuk Kaltim masih sedikit dan
terbatas jumlahnya.
Inventarisir alat penyimpan, lanjutnya,
sesuai arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan, guna memudahkan
supply vaksin Modena dan Pfizer ke Kaltim.
"Kalau sudah ada, barulah vaksin
disupply ke Kaltim. Selanjutnya didistribusikan ke kabupaten dan kota, sesuai
kebutuhan," jelasnya.
Diakui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda
Prov Kaltim ini, masuknya beberapa jenis vaksin Covid-19 (Modena dan Pfizer) ke
Kaltim, sebab ketersediaan vaksin Sinovac yang terbatas bahkan rebutan bagi
negara-negara lain.
Kebutuhan vaksin bagi Kaltim, ujarnya, sesuai
target percepatan pemenuhan vaksinasi secara nasional, dalam upaya
penanggulangan dan pencegahan penyebaran serta penularan Covid-19.
"Kebutuhan vaksin kita masih besar,
terutama diprioritaskan bagi kabupaten dan kota yang ditetap PPKM Darurat di
Kaltim," ungkapnya.
Andi Ishak menambahkan rendahnya realisasi
vaksinasi Covid-19 di Benua Etam masih rendah, seiring keterbatasan vaksin yang
sangat terbatas ketersediaannya.
"Semoga kedatangan
vaksin Modena dan Pfizer akan mencukupi kekurangan Sinovac. Dan realisasi
vaksinasi kita bisa mencapai targer," harapnya.(mar)