Lagi, Positif Covid-19 Tambah 8 Pasien, Sekda Aji Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan
(Terdapat penambahan kasus Covid-19 di Kota Bontang)
BONTANG, Tim Gugus
Percepatan Covid-19, Kota Bontang melalui siaran persnya secara daring
menyebut, hingga saat ini pasien Covid-19 bertambah 8 dengan kode
BTG286-293 dari kluster PKT, dan non klaster Rabu, 02 September 2020.
Kepala Dinas Kesehatan,
Bahauddin mengatakan pada hari ini terhitung 2/8/2020. terjadi penambahan kasus
sejumlah 8 pasien dan 1 pasien dinyatakan meningggal dunia (MD).
"1 pasien Pasien
kali ini merupakan kluster PKT serta 7 pasien lainnya merupakan non
kluster," bebernya.
Dikatakan, pasien
(MD) dengan usia 70 tahun domisili di Kutai Timur, namun status KTP berwarga
Bontang. Bahauddin menambahkan meninggalnya berjenis kelamin perempuan ini,
menambah deretan panjang kasus MD menjadi 4 pasien.
"Seorang
perempuan usia 70 tahun. Domisili di Kutai Timur. Namun identitas (KTP) pasien
tersebut merupakan warga Bontang. Ini juga merupakan pasien keempat yang
dinyatakan (MD)," imbuhnya.
Di tempat yang sama,
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Aji Erlinawaty, pun mengimbau agar
regulasi anyar perwali nomor 21 tahun 2020 yang mengatur tentang sanksi
pelanggar protokol kesehatan Covid-19 yang sudah diberlakukan sejak tanggal 27
Agustus 2020 lalu.
Ia berharap, agar
masyarakat mampu dan taat dengan perwali yang baru di sahkan. Artinya, jika
tidak ditaati tentu sanksi akan dijatuhkan kepada pelanggar.
"Perwali telah
diberlakukan, saat ini kita hanya memberikan sanksi sosial saja, namun saya
harapkan dengan sanksi yang kita berikan ini tolong jangan dianggap remeh atau
hanya sebagai hal yang biasa saja," jelasnya.
Ia pun mengajak
seluruh masyarakat untuk terus mematuhi serta disiplin dengan protokol
kesehatan dalam memutus mata rantai Covid-19 yang kian hari semakin
meningkat.
"Kita harus
terus berupaya bersama, menekan penyebaran virus ini, kami tidak ingin
masyarakat semakin banyak yang terpapar. Maka dari itu, kita semua harus
terus disiplin dengan protokol kesehatan," ucap Aji.(wan/poskotakaltimnews.com)