Kasus Covid-19 Kukar Bertambah 8, Pasien Baru Berasal dari 5 Kecamatan
(Press release)
TENGGARONG, Terjadi lonjakan kasus positif
Covid-19 di Kutai Kartanegara per 15 Juli 2020, dimana terdapat 8 penambahan
kasus baru Covid-19, terdiri 2 dari
Kecamatan Marangkayu, kemudian 1 orang Samboja, 1 orang dari Anggana, 1 orang dari Muara Badak dan 1 lagi dari
Tenggarong,
“Hari
ini Rabu, 15 Juli 2020 Saya akan menyampaikan penambahan kasus terkonfirmasi
positif COVID-19 di Kutai Kartanegara. Jumlah yang akan saya umumkan ini
sebanyak 8 (delapan) kasus terkonfirmasi positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan
Kukar yang juga Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kukar Martina
Yulianti, Rabu (15/7/2020) sore.
Ke 8 pasien baru itu kata Martina Yulianti adalah. KK-86, jenis kelamin laki-laki, usia 25 tahun dari kecamatan Marangkayu. Kemudian KK-87, jenis kelamin perempuan, usia 35 tahun dari kecamatan Marangkayu.
KK-88, jenis
kelamin laki-laki, usia 26 tahun dari kecamatan Samboja. lalu KK-89, jenis
kelamin laki-laki, usia 43 tahun dari kecamatan Anggana, merupakan pelaku
perjalanan dari Jawa Barat yang akan kembali bekerja. KK-90, jenis kelamin laki-laki, usia 32 tahun
dari kecamatan Anggana, merupakan pelaku perjalanan dari Kalimantan Selatan
yang akan kembali bekerja. . KK-91, jenis kelamin laki-laki, usia 30 tahun dari
kecamatan Muara Badak.
Kemudian KK-92, jenis kelamin laki-laki, usia 53 tahun dari kecamatan Anggana, merupakan pelaku perjalanan dari Jawa Barat yang akan kembali bekerja. Serta KK-93, jenis kelamin perempuan, usia 45 tahun dari kecamatan Tenggarong.
“Saat ini KK-86 telah menjalani karantina di
RS karantina Bapelkes Samarinda, KK-87 telah menjalani perawatan di RSUD Taman
Husada Bontang, KK-91,KK-92,dan KK-93 menjalani karantina di wisma atlit
Tenggarong Seberang, dan yang lainnya menjalani karantina di RS Pertamina
Balikpapan sejak dinyatakan terkonfirmasi positif,” papar Martina.
Sampai saat ini kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kukar
adalah 93 kasus terdiri dari 19 Orang
sedang menjalani perawatan, 73 kasus dinyatakan telah sembuh dan 1 kasus
meninggal dunia.” Selalu saya mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan pemutusan
mata rantai penularan COVID-19, memerlukan partisipasi dan peran kita semua,
seluruh elemen masyarakat.” Katanya.(awi/Poskotakaltimnews.com)