Covid-19 Pengaruhi Daya Beli Hewan Qurban
(Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim H Dadang Sudarya saat memantau pemeriksaan hewan qurban)
Kepala
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DKPH) Provinsi Kaltim H Dadang
Sudarya memperkirakan akibat dampak Covid-19 di tahun 2020, ada
penurunan penjualan jumlah hewan qurban di Kaltim antara 5 persen sampai
10 persen.
Walaupun demikian,
lanjut Dadang, ia tidak mau berandai-andai, jangan sampai nanti
disiapkan hewan qurban berkurang, tapi permimtaan hewan qurban meningkat.Oleh
karena itu, setiap tahun DKPH tetap menyiapkan hewan kurban naik 5 persen
dibanding tahun kemarin, ini merupakan antisipasi jangan sampai ada kekurangan,
sehingga pasca hari raya Idul Adha, kalau memang ada hewan qurban yang
tidak laku terjual, tentu bisa dijual kembali pada rumah potong hewan
(RPH).
"Untuk tahun
ini, kita telah menyiapkan hewan qurban melebihi prognosa kebutuhan,
Ketersediaan sapi kita sebesar 13.833 ekor atau setara 1.311 ton daging,
sementara prognosa kebutuhan hanya sekitar 13.646 ekor (1.293 ton. Begitu
juga untuk Kambing ada 21.768 ekor (294 ton) dari kebutuhan 21,253 ekor
(287 ton), " kata Dadang Sudarya disela pemeriksaan kesehatan hewan qurban
di Tenggarog, Jumat (10/7/2020).
Kepala Dinas
Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara Sutikno juga
memprediksikan penjualan hewan qurban dari masyarakat pasti mengalami
penurunan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, bisa dibandingkan dengan
penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha tahun sebelumnya.
" Pandemi
Covid-19 sangat berdampak pada perekonomian masyarakat, sehingga
daya beli hewan qurban juga mengalami penurunan, yang jelas sekolahan
untuk tahun ini tidak akan membeli hewan qurban, seperti tahun-tahun
sebelumnya, walaupun demikain stok hewan qurban dipastikan sangat
mencukupi," tandas Sutikno
Hal senada juga
disampaikan Anang Pemilik Kelompok Ternak Mekar Sari Bukit Biru Tenggarong,
memperkirakan penurunan penjualan hewan qurban tahun ini mengalami penurunan
sekitar 50 persen, hal itu bisa dibuktikan menjelang tiga minggu pelaksanaan
Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban, dari 12 ekor sapi dan 40 ekor
kambing, baru beberapa ekor saja yang terjual.
" Tidak seperti
tahun sebelumnya, menjelang hari Raya Qurban sudah banyak yang terjual, tapi
tahun ini sangat sepi," kata Anang. (mar/Poskotakaltimnews.com)