Menjelang Ramadan, Stok Bahan Pokok Aman

img

(pasar Mangkurawang-Tenggarong)


SAMARINDA-Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM  Provinsi Kaltim  Fuad  Assadin  menjelaskan, ketersediaan, perkembangan harga dan kebutuhan bahan pokok untuk Kalikantan Timur, menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2020, masih aman.

Saat ini dan beberapa waktu kedepan persediaan kebutuhan bahan-bahan pokok Kaltim seperti dilaporkan oleh Kabupaten/kota rata-rata cukup untuk keperluan 3,3 bulan.

" Maksudnya, seandainya tidak ada lagi pasokan baru bila keperluannya normal tanpa pelonjakan, maka cukup untuk memenuhi keperluan masyarakat selama 3,3 bulan atau diperkirakan 17 Maret 2020 – 20 Juni 2020, namun persediaanya ini sifatnya dinamis," kata Fuad Assadin melalui whatsapp, Minggu (22/3/2020).

Untuk kebutuhan beras, lanjut  Fuad tersedia untuk memenuhi keperluan 2,6 bulan, gula pasir 1,5 bulan dan minyak goreng 3,6 bulan, termasuk kebutuhan lainnya masih aman dalam jangka waktu tiga bulan kedepan.

" Sementara untuk perkembangan harga sampai tanggal  16 Maret 2020 kemaren, untuk untuk beberapa komoditi harga terendah  sampai tertinggi, untuk gula Rp. 12.000 – Rp.15.500, minyak goreng Rp.11.433 – Rp.11.500, daging ayam ras/kg sebesar Rp.25.000 - Rp. 26.000 dan telur ayam/kg sebesar Rp. 26.965 – Rp. 27.200," tandasnya.

Fuad menambahkan, untuk besarnya keperluan komoditi/produk bahan pokok penduduk Kaltim sepanjang tahun 2020 masing-masing untuk gula 5.681 ton/tahun, bawang putih 550 ton/tahun, daging ayam 771 ton/tahun, minyak goreng 4.639 ton/tahun dan telur 1.827 ton/tahun,

" Untuk menjamin pemenuhan keperluan bahan pokok, selalu dilakukan pemanatauan harga perhari  melalui aplikasi ews.kemendag.go.id dan koordinasi dengan Dinas yang menangani perdagangan kabupaten/kota se kaltim, serta Distributor penyedia," kata Fuad.

Di katakan, pada tahun 2020 akan dilakukan pasar murah di 13 titik daerah yang dianggap tingkat kesenjangan harga tinggi Disperindagkop Kaltim bekerja sama para distributor/ pedagang besar dan UKM akan menggelar oprasi pasar murah.

" Penyelenggaraan oprasi pasar murah tersebut sudah menjadi agenda Disperindagkop Kaltim setip tahun,  baik menjelang maupun dalam bulan Ramadan, untuk tahun ini rencananya akan dilaksanakan di kelurahan dalam rangka membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhannya," ujar Fuad.

Selain itu, lanjut Fuad nantinya juga akan  dilaksanakan Rapat koordinasi Stabilisasi dan ketersediaan Bahan Pokok Kalimantan Timur untuk persiapan Ramadhan dan Hari Raya tahun 2020.(mar)