Pasokan BBM Berau Diperkuat, Kapal Pengangkut Pasokan Pertalite dan Pertamax Tiba, Penyaluran ke SPBU Dipacu 30 Persen
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat Kabupaten Berau kembali diperkuat. Kapal OB Anindhita 81 tiba dan bersandar di Fuel Terminal Berau pada Kamis (24/9/2026) dini hari dengan membawa pasokan Pertalite dan Pertamax.
Tambahan pasokan
tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran distribusi BBM ke sejumlah
lembaga penyalur, termasuk SPBU dan Pertashop di wilayah Berau.
Tak hanya menambah
pasokan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga menyiapkan langkah
lanjutan dengan meningkatkan penyaluran Pertalite ke sejumlah SPBU pada Jumat
(25/9/2026).
Volume penyaluran
Pertalite diproyeksikan meningkat sekitar 30 persen dibandingkan rata-rata
penyaluran sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya
Pertamina menyesuaikan distribusi dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi stok
di lapangan.
Area Manager
Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional
Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan kedatangan OB Anindhita 81 memberikan
tambahan pasokan yang dapat segera disalurkan kepada masyarakat Berau.
“Kedatangan OB
Anindhita 81 menambah pasokan yang dapat kami salurkan untuk melayani
masyarakat Berau. Pertamina menyiapkan penerimaan BBM dan pengiriman mobil
tangki agar penyaluran ke SPBU dan Pertashop dapat berjalan lancar, dengan
tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Edi.
Menurut Edi, setelah
proses penerimaan BBM di Fuel Terminal Berau, Pertamina akan mengatur
pengiriman berdasarkan kebutuhan masing-masing lembaga penyalur.
Pertamina juga
menyiapkan penyaluran Pertamax ke SPBU dan Pertashop sesuai kebutuhan di
masing-masing lokasi.
Untuk menjaga
distribusi tetap berjalan, Pertamina melakukan pemantauan terhadap ketersediaan
stok di setiap lembaga penyalur. Pemantauan tersebut dilakukan secara
berkelanjutan untuk mengetahui kondisi pasokan di lapangan.
Hasil pemantauan
kemudian menjadi salah satu dasar dalam menentukan pengiriman berikutnya.
Dengan demikian, pengiriman BBM dapat diarahkan ke titik pelayanan yang
membutuhkan pasokan.
Selain memantau stok,
Pertamina juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU, Pertashop, transportir,
serta pemangku kepentingan terkait guna mendukung kelancaran proses distribusi.
Edi menegaskan,
pengaturan distribusi akan terus disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.
“Kami memahami BBM dibutuhkan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, pengiriman terus kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Ia juga menyampaikan
apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran dan kerja sama selama proses
penguatan pelayanan BBM di Berau berlangsung. “Terima kasih kepada masyarakat
atas kesabaran dan kerja samanya selama upaya penguatan pelayanan ini
berlangsung,” pungkas Edi. (sep/FN)