Lama Terbaring di Rumah tak Layak, Warga Sukarame Terima Bantuan BAZNAS dan TP PKK Kukar
Penyerahan bantuan
kursi roda dan sembako dari BAZNAS dan TP PKK kukar. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sudah lama terbaring karena kondisi kesehatan yang dideritanya, Enang kini menjalani hari-harinya dengan keterbatasan di rumah yang kondisinya kurang layak di Jalan Ketinjau RT 9, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong.
Kondisi tersebut kemudian
mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai
Kartanegara (Kukar) dan Ketua TP PKK Kukar Andi Deescha Pravidhia Aulia.
Bantuan berupa kursi
roda dan sembako disalurkan untuk membantu kebutuhan sekaligus memberikan ruang
gerak yang lebih luas bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kukar,
M. Shafik Avicenna, mengatakan bantuan kursi roda bermula dari koordinasi
dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kukar.
“Bu Enang ini awalnya
hasil koordinasi kami dengan Kepala Dinas Sosial, kemudian Kepala Dinas Sosial
memberikan data kepada kami. Memang kami dengan Dinas Sosial sudah ada
perjanjian kerja sama dan kita sudah sepakat, itulah yang kami jalankan,”
ujarnya saat ditemui di Lokasi pada Senin (14/9/2026).
Setelah
mempertimbangkan kondisi penerima manfaat, BAZNAS memutuskan memberikan kursi
roda sebagai bantuan utama.
Alat bantu tersebut
diharapkan dapat mendukung mobilitas setelah selama ini aktivitas lebih banyak
dilakukan dari tempat tidur.
“Kami menilai ini
pasti desil 1. Akhirnya kami sepakat di pimpinan untuk dibantu kursi roda,”
sebutnya.
Namun, perhatian yang
diberikan tidak hanya berhenti pada bantuan mobilitas. Kondisi tempat tinggal
yang dinilai kurang layak juga menjadi perhatian BAZNAS.
Ia menyebut pihaknya
masih membuka kemungkinan adanya program bantuan lain pada masa mendatang.
“Kita doakan saja,
semoga nanti berikutnya ada program lain yang bisa kami berikan kepada Bu Enang
ini, melihat kondisi rumah yang kurang layak juga,” ucapnya.
Ia mengatakan,
bantuan yang disalurkan BAZNAS saat ini memang difokuskan pada kursi roda.
Sementara kebutuhan lain mendapat dukungan dari PKK yang turut memberikan
perhatian.
“Kalau dari BAZNAS
kursi roda saja, tadi dari PKK ada sembako. Mungkin nanti kami lagi
bincang-bincang, mudah-mudahan ada program lain yang membuat rumahnya ini lebih
layak,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala
Dinsos Kukar, Rinda Desianti mengatakan, pihaknya mendukung proses tersebut
dengan memberikan data kepada BAZNAS.
“Saya cuma support
saja, jadi saya cuma support data saja. Yang mengeksekusi itu tetap BAZNAS,”
kata dia.
Ia menjelaskan,
kondisi sosial ekonomi keluarga tersebut cukup kompleks. Dalam pendataan,
kondisi rumah dan penghasilan dapat menempatkan keluarga dalam rentang desil 1
hingga desil 5.
Namun, keberadaan
anggota keluarga lain yang masih tercatat dalam satu data turut memengaruhi
status penerima bantuan.
Karena itu, Dinsos
tengah mengupayakan penyesuaian data berdasarkan kondisi faktual.
Langkah tersebut
diharapkan membuat bantuan yang diterima ke depan dapat lebih tepat sasaran,
termasuk peluang memperoleh bantuan secara rutin setiap bulan.
“Sekarang solusinya
mereka dipecah, Kartu Keluarganya, biar si ibu itu, Pak Ian sama Bu Enang itu
bisa dapat bantuan setiap bulannya,” jelasnya.
Ia menuturkan, sakit
yang dialami warga tersebut sudah berlangsung cukup lama. Saat ini, kondisi
kesehatan yang dialami membuat aktivitas sehari-hari lebih banyak dilakukan
dari tempat tidur dan beberapa kali menjalani fisioterapi.
“Sakitnya sudah lama,
dulu cuci darah. Sekarang beliau seperti saraf kejepit. Sudah beberapa kali
fisioterapi, ada yang datang ke rumah. Jadi kondisinya lebih banyak di tempat
tidur,” ungkapnya.
Kursi roda yang diberikan akhirnya menjadi bantuan sederhana dengan arti cukup besar.
“Dengan adanya
bantuan dari BAZNAS, alhamdulillah paling tidak pagi itu dia bisa berjemur.
Jadi luar biasa. Terima kasih banyak BAZNAS,” pungkasnya. (Kriz)