Ketua DPRD Kukar Harap Jembatan Baru di Tenggarong Rampung Akhir Tahun, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

img

Terbit : 11 November 2025

Cc : DPRD Kukar 13

Ketua DPRD Kukar saat meninjau pembangunan jembatan besi di Tenggarong.

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menaruh harapan besar terhadap penyelesaian proyek jembatan penghubung antara Jalan Danau Semayang dan Jalan Monumen Barat yang melintasi anak Sungai Mahakam di Kota Tenggarong. Jembatan ini diharapkan menjadi solusi bagi peningkatan mobilitas warga sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya.

“In sya Allah akhir Desember ini sudah selesai,” ujar Ahmad Yani pada Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan menjadi salah satu capaian penting pembangunan infrastruktur Kukar, terutama dalam memperlancar arus lalu lintas perkotaan dan membuka konektivitas baru antarwilayah. Ia menekankan bahwa pengawasan lapangan harus dilakukan secara intensif agar proyek berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.

“Kenapa ini dilakukan? Supaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pembangunan yang mangkrak atau tidak sesuai progres. Ini cara DPRD bekerja bersama pemerintah kabupaten,” tegasnya.

Ahmad Yani menambahkan, DPRD Kukar berkomitmen mengawal setiap proyek strategis daerah bersama pemerintah kabupaten dan dinas terkait. Menurutnya, kualitas hasil pekerjaan harus menjadi prioritas utama, bukan hanya kecepatan penyelesaian.

“Kita harap pekerjaan berjalan sesuai target dan perencanaan, kerjanya berkualitas, sesuai volume, dan tidak ada kekurangan,” jelasnya.

Selain mempercepat konektivitas transportasi, jembatan tersebut juga diharapkan membawa dampak ekonomi yang signifikan. Akses masyarakat akan semakin mudah, distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien, dan kawasan sekitar berpotensi tumbuh menjadi sentra ekonomi baru.

Ahmad Yani menegaskan, penyelesaian tepat waktu penting agar manfaat pembangunan segera dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia tidak ingin proyek jembatan ini hanya menjadi simbol pembangunan tanpa nilai guna yang nyata.

“Kenapa ini harus ditargetkan selesai? Supaya asas manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pelaksana proyek terus terjaga, sehingga akhir tahun nanti masyarakat Tenggarong sudah dapat menikmati hasil pembangunan yang menjadi kebanggaan bersama tersebut.(adv)