Bupati Cup dan Olahraga Tradisional Akan Semarakkan Erau 2025
Salah
satu olahraga tradisional begasing yang nantinya turut dipertandingkan di Erau
2025.
POSKOTKALTIMNEWS, KUKAR: Gelaran Erau 2025 di Ibu Kota Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong, tidak hanya menghadirkan kemeriahan budaya, tetapi juga menampilkan sejumlah kompetisi olahraga. Dua agenda besar yang disiapkan ialah turnamen sepak bola Bupati Cup dan lomba olahraga tradisional.
Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyampaikan bahwa
turnamen Bupati Cup tahun ini sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu.
Kompetisi tersebut melibatkan banyak klub lokal dan menjadi ajang bergengsi
yang ditunggu masyarakat.
“Pada saat Erau nanti juga
ada pelaksanaan Bupati Cup yang 16 besar dan 8 besar akan main di Stadion
Rondong Demang, karena hari ini Bupati Cup sepak bola telah berlangsung,” ucap
Thauhid, pada Minggu (7/9/2025).
Pertandingan babak akhir
Bupati Cup yang dipusatkan di Stadion Rondong Demang diharapkan akan menambah
semarak perayaan Erau. Stadion kebanggaan warga Kukar itu akan menjadi saksi
persaingan tim-tim terbaik yang berhasil lolos ke fase penting turnamen.
Selain sepak bola, Dinas
Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar turut menghadirkan kompetisi olahraga
tradisional. Berbagai cabang khas daerah disiapkan untuk dipertandingkan di
halaman parkir Jembatan Repo-repo atau area penyeberangan menuju Pulau Kumala.
Thauhid menegaskan,
kehadiran olahraga tradisional dalam agenda Erau bukan sekadar hiburan, tetapi
juga sarana pelestarian budaya. Melalui ajang ini, generasi muda diharapkan
dapat mengenal kembali permainan tradisional yang mulai jarang ditemui.
“Untuk olahraga
tradisional akan digelar oleh Dispora Kukar, dengan vuenenya di halaman parkir
Jembatan Repo-repo,” jelasnya.
Dengan adanya dua jenis
kompetisi, Erau 2025 tidak hanya menghidupkan nilai budaya, tetapi juga
menyatukan semangat masyarakat melalui olahraga. Perpaduan antara cabang modern
seperti sepak bola dan permainan tradisional diharapkan mampu menciptakan
suasana meriah sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Thauhid berharap
partisipasi masyarakat akan tinggi, baik sebagai penonton maupun peserta,
karena olahraga diyakini mampu menjadi sarana silaturahmi yang efektif.
“Olahraga adalah bagian
dari kebersamaan. Melalui Bupati Cup dan lomba tradisional, kita ingin semangat
masyarakat semakin kuat dalam menyambut Erau,” tegasnya.(adv)