Masyarakat Desa Karang Tunggal Budidayakan Rumput Gajah Mini, Suplai Hingga ke IKN
Kades Karang Tunggal, Solimin. (pic:Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR
: Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang mengembangkan potensi
desanya dengan salah satu langkah unggulan yang kini membuahkan hasil.
Mereka melakukan
budidaya rumput gajah mini di pekarangan rumah warga. Tak hanya menjadi solusi
penghijauan lingkungan, komoditas ini kini menjelma sebagai sumber ekonomi baru
yang menjanjikan.
Hal tersebut
diungkapkan Kepala Desa Karang Tunggal, Solimin kepada Poskotakaltimnews. Ia
mengatakan bahwa budidaya rumput gajah mini telah menjadi kegiatan rutin
masyarakat dan dipasarkan secara luas.
Bahkan, sejak
beberapa tahun terakhir, produk rumput desa
tersebut berhasil menembus pasar luar daerah, termasuk untuk
proyek-proyek besar seperti Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Harganya mencapai
Rp12.000/perkan. Dalam setahun terakhir, Desa Karang Tunggal sudah menyuplai
puluhan ribu meter rumput gajah mini ke wilayah IKN,” ujar Solimin saat
diwawancarai Minggu (20/01/2025).
Solimin mengungkapkan
tanaman ini dipilih karena perawatannya yang mudah dan hasil panennya cukup
cepat, yakni dalam kurun waktu 2,5 bulan setelah tanam.
Selain mempercantik
lingkungan, rumput gajah mini juga memberikan penghasilan tambahan yang
signifikan bagi warga.
“Kami tidak
menghitung rinci omset per rumah, tapi kalau dilihat dari volume panen dan
permintaan pasar, diperkirakan nilai ekonomi rumput ini mencapai miliaran
rupiah per tahun,” jelasnya.
Diakuinya warga Desa
Karang Tunggal memanfaatkan hampir seluruh pekarangan rumah mereka untuk
kegiatan pertanian kecil seperti budidaya rumput, sayur-sayuran, dan lainnya.
“Ini jadi contoh nyata bahwa desa bisa mandiri dan berkembang dari potensi yang ada di sekitar rumah, dan semoga ke depannya budidaya masyarakat kami terus berkembang sehingga membantu perekonomian mereka juga,” tutup Solimin. (Adv/Tan)