Gubernur Kaltim Targetkan Program Makan Bergizi Gratis di Seluruh Kecamatan Berau

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Kecamatan di Kabupaten Berau. Hal itu disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan kerja di Tanjung Redeb Gedung Balai Mufakat beberapa waktu lalu.

 

Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan, program MBG merupakan bagian dari program prioritas nasional yang ditujukan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

 

“Kami upayakan bila saat ini Pemkab Berau melaksanakan MBG hanya di tiga titik, tetapi target kami ke depan program ini bisa berjalan di seluruh Kecamatan. Di Berau ada 13 Kecamatan, jadi minimal 13 titik MBG aktif setiap tahunnya,” kata Rudy.

 

Menurutnya, setiap satu titik MBG akan didukung anggaran sebesar Rp10 miliar per tahun. Jika diterapkan di seluruh Kecamatan, maka dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp130 miliar per tahun khusus untuk Berau.

 

“Untuk Kalimantan Timur secara keseluruhan, kami butuh anggaran sekitar Rp3,67 triliun per tahun demi mendukung program ini,” ungkapnya.

 

Gubernur menegaskan, 85 persen dari anggaran MBG dialokasikan untuk pembelian bahan baku yang harus bersumber dari dalam Kalimantan Timur sendiri. Ia berharap program ini tidak hanya berdampak pada perbaikan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

 

“Pelaksanaan program akan dilakukan secara kemitraan, melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten/Kota, BUMD, dan juga pihak swasta,” jelas Rudi.

 

Selain MBG, Rudy Mas’ud juga menyampaikan dukungan terhadap pengembangan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program unggulan pendidikan di Kalimantan Timur. Ia menegaskan pentingnya percepatan realisasi pembangunan sekolah ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

 

“Sekolah Rakyat adalah bagian dari program nasional yang wajib kita dorong. Kami harap Kalimantan Timur mendapat prioritas karena ini juga menunjang pembangunan pendidikan di daerah,” tuturnya.

 

Terkait infrastruktur, Gubernur memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau untuk memperbaiki akses jalan, khususnya di daerah pesisir.

 

“Saya sudah cek, tinggal sekitar 15 kilometer jalan yang rusak di pesisir. Insyaallah tahun ini kita selesaikan. Sisanya yang jalan kabupaten, kami sudah diskusikan dengan Ibu Bupati untuk segera dirapikan agar akses ke wilayah pesisir dan destinasi wisata berjalan lancar,” pungkasnya. (sep/FN)