Wagub:Peningkatan SDM Kewajiban Kita Semua

img

SAMARINDA- Sektor pendidikan salah satu program prioritas pembangunan di Kaltim dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung terwujudnya percepatan dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Kaltim.

Wakil Gubernur Kaltim  H Hadi Mulyadi mengatakan, membnagun Kaltim  tentu tidak mudah, karena luasnya hampir sama pulau jawa, sementara SDM masih terbatas, jumlah penduduknya juga terbatas hanya 3,5 juta jiwa, sehingga perlu mempersiapkan SDM berkualitas dan handal.

" Kaltim tidak dapat menggantungkan diri terus dengan Sumbr daya lama, karena hal  tersebut lambat laun akan habis, maka dari itu untuk mengantisipasinya  harus ada terobosan dengan peningkatan kualitas  SDM dari berbagai jenjang pendidikan, sehingga generasi muda Kaltim kedepan memiliki daya saing yang tinggi," kata Hadi Mulyadi, usai menghadiri sekaligus menjadi keynote speakers seminar nasional pendidikan  yang dilaksanakan jurusan ilmu pendidikan FKIP Unmul Samarinda, di ruang serbaguna Rektorat Unmul Samarinda, Sabtu (24/8/2019)   

Peningkatan  kualitas SDM yang unggul, menurut Hadi Mulyadi  merupakan kewajiban  semuanya, apalagi kalau kemudian Provinsi Kaltim ditetapkan sebagai ibukota negara, mau tidak mau, semua harus dipersiapkan, agar jangan sampai penduduk Kaltim khususnya di setiap daerah menjadi terpinggirkan.

"Kita Harus tetap menjadi warga unggul, salah satunya melalui peningkatan kuliatas SDM, melalui pendidikan dan keterampilan, makanya kita akan terus mempersiapkan  dan meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana, baik pendidik atau guru yang merupkan faktor penentu meningkatkanya kualitas SDM anak-anak kita semua, bukan hanya diperkotaan  tetapi juga di pedesaan dan perbatasan," terangnya.

Hadi Mulyadi  menambahkan, Pemprov Kaltim  masih memproritaskan program pendidikan  dalam rangka meningkatkan kulitas sumber daya manusia  (SDM) Kaltim tetap berlanjut, hal itu tertuang dalam Visi Provinsi Kaltim tahun 2018-2023 yaitu berdaulat dalam peningkatan SDM yang berakhalk mulia dan berdaya saing, terutama perumpuan, pemuda dan penyandang disabilitas.

" Pendidikan harus terdepan, selain kualitas juga berintegritas dan berdedikasi tinggi agar terbentuk generasi penerus yang  cerdas, berkarakter bahkan berakhlak mulia. Amanah dari  negara tidak saja untuk  pemerintah daerah,  tetapi semua pihak termasuk lembaga pendidikan  untuk berkontribusi dalam merealisasikannya,"kata Hadi Mulyadi.(mar/poskotakaltimnews.com)