Komisi II DPRD Berau Minta Pemkab Perhatikan Perencanaan Pembangunan Hadapi Dampak Banjir

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU :  Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Rudi P Mangunsong, menyoroti dampak banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah dan mendesak pemerintah daerah untuk lebih serius dalam melakukan kajian terhadap pola pengelolaan sumber daya alam, khususnya terkait sektor pertanian, tambang, serta perencanaan infrastruktur jalan.

 

Dalam penyampaiannya usai rapat paripurna, Rudi menegaskan bahwa banjir yang terjadi belakangan ini bukan lagi insiden lima tahunan, melainkan sudah menjadi kejadian rutin bulanan yang berdampak luas terhadap masyarakat dan infrastruktur.

 

"Jujur kami sampaikan sudah beberapa kali disampaikan agar Pemkab Berau lakukan kajian oleh instansi terkait. Contohnya di daerah Labanan, badan jalan yang baru dibangun malah tenggelam karena banjir. Ini menandakan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan pembangunan," tegasnya, Rabu (14/5/2025) di Kantor DPRD Berau.

 

Rudi juga menekankan agar Pemkab Berau tidak hanya mengandalkan data historis untuk menentukan skala prioritas pembangunan. Tapi  mengusulkan agar perencanaan pembangunan tahun depan mempertimbangkan potensi bencana dan kerentanan daerah terhadap banjir.

 

Dapat dilihat kalau  sudah banyak daerah yang terdampak banjir, maka arah pembangunan tahun depan harus disesuaikan. “Misalnya meninggikan badan jalan, atau memperbaiki sistem drainase di kawasan pertanian yang terdampak," jelasnya.

 

Ia juga menyayangkan jika dampak banjir tidak ditindaklanjuti dengan perubahan kebijakan yang konkret. "Kita jangan sampai menghadapi tahun depan dengan kondisi alam yang sudah bisa diprediksi, tapi tetap tidak siap secara kebijakan," tambahnya.

Rudi berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah preventif dan memprioritaskan pembangunan berbasis mitigasi risiko bencana, agar dapat meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat, sektor pertanian, dan infrastruktur. (sep/FN/Advertorial)