Maxim Indonesia Luncurkan Kuis Edukasi di Samarinda, Diikuti 231 Pelajar
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Maxim sebagai salah satu pemain utama di pasar e-hailing menghadirkan acara dengan format baru di Samarinda. Maxim menyelenggarakan acara tersebut dalam format seminar yang unik di kota tersebut. Sebanyak 231 peserta dari 31 sekolah di seluruh kota Samarinda terlibat dalam acara ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 2 Mei dan didukung oleh Kepolisian setempat serta Kementerian Pendidikan.
Kuis ini terdiri dari beberapa
babak dimana seluruh peserta memperebutkan hadiah berupa sertifikat dan uang
tunai jutaan rupiah. Tidak lupa seluruh peserta juga mendapatkan merchandise
eksklusif persembahan dari Maxim.
Diselenggarakan dengan format
olimpiade pendidikan, para peserta harus berkompetisi dengan cepat dan tepat
untuk menjawab setiap pertanyaan yang ada dengan menggunakan bahasa inggris.
Pertanyaan-pertanyaan mengenai keselamatan berlalu lintas diberikan kepada
peserta untuk mengasah pengetahuan mereka tentang pembekalan materi lalu lintas
yang sebelumnya telah disampaikan oleh pihak Kepolisian.
Selain itu, pertanyaan mengenai
pengetahuan akademik dan pengetahuan umum, soal-soal unik seputar budaya,
sejarah, hingga kebiasaan masyarakat Samarinda juga dilibatkan dalam kompetisi
ini. Yang lebih seru lagi, peserta juga diminta menyampaikan argumen dalam
bahasa Inggris pada sesi akhir lomba.
Head of Subdivision Maxim
Samarinda Indra Soba Kandani mengungkapkan bahwa partisipasi seluruh siswa dan
siswi ini diharapkan memberikan pengaruh baik dalam mengasah kemampuan
berbahasa inggris serta meningkatkan rasa percaya diri pada masing-masing
peserta.
“Hadirnya kompetisi menjadi ajang
bagi para siswa untuk mengasah lebih dalam tentang pengetahuan umum mereka,
beserta kemampuan mereka untuk berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Kami yakin
bahwa generasi-generasi muda di seluruh Indonesia khususnya di kota Samarinda
memiliki potensi yang sangat baik dan kecerdasan yang luar biasa.” ujar Indra.
Banit Kamsel Brigpol Hadi
menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memotivasi pelajar.
“Melalui seminar ketertiban lalu
lintas, kami memberikan ilmu akan kesadaran berlalu lintas sejak dini, agar ke
depannya mereka bisa memahami pentingnya berlalu lintas demi keselamatan
bersama. Semoga kegiatan ini bisa dilakukan pada jenjang pendidikan lain
seperti SMP hingga Universitas.” ujarnya.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Surasa, S.Pd., M.Si. juga mengapresiasi
langkah Maxim dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
"Kita tentu mengapresiasi Maxim yang mengadakan kegiatan penguasaan bahasa inggris yang sesuai visi Gubernur Kaltim menuju generasi emas 2045." ujar Surasa.
Acara ini merupakan acara yang
kedua kalinya diselenggarakan di Indonesia setelah di Balikpapan. Ke depannya
Maxim berharap dapat menyelenggarakan kembali acara serupa di kota lain di
seluruh Indonesia. Maxim juga berharap dapat menjangkau lebih banyak daerah
lagi untuk berbagi ilmu yang bermanfaat dalam bidang keselamatan, budaya dan
sejarah kepada lebih banyak masyarakat di seluruh tanah air.(*)