"Si Pacar Kuda", Inovasi Digital DPMD Kukar Permudah Pencairan Dana Desa

img

(Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen mendorong inovasi dalam pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan keuangan desa.

Salah satu terobosan yang menjadi andalan adalah hadirnya aplikasi  Si Pacar Kuda, yakni Sistem Pencairan Keuangan Desa, yang telah diimplementasikan secara penuh sejak tahun 2023.

Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino, menyampaikan bahwa aplikasi ini merupakan jawaban atas kebutuhan sistem administrasi keuangan yang lebih efisien, cepat, dan transparan bagi pemerintah desa.

Melalui aplikasi  Si Pacar Kuda, desa-desa di wilayah Kutai Kartanegara kini dapat mengajukan pencairan dana secara online, tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan atau kabupaten.

“Dulu, proses pencairan keuangan desa memakan waktu dan tenaga karena seluruh dokumen harus dibawa langsung oleh aparat desa ke kecamatan, bahkan ke kabupaten. Tapi sekarang, sejak tahun 2023, semua sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Si Pacar Kuda,”ungkap Poino saat diwawancarai Poskotakaltimnews Senin (05/05/2025) diruang kerjanya

Poino menjelaskan bahwa proses pengajuan pencairan kini jauh lebih sederhana. Desa hanya perlu memastikan seluruh dokumen administrasi lengkap, lalu mengunggahnya ke dalam aplikasi.

Setelah itu, sistem akan memproses dan memverifikasi dokumen secara digital, yang memungkinkan pencairan dana dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.

“Cukup dengan unggah dokumen, tidak perlu antre atau menunggu lama. Bahkan untuk pengecekan status pencairan, desa bisa memantau langsung dari aplikasi,” tambahnya .

Dirinya juga mengatakan tak hanya mempermudah pelayanan administrasi, kehadiran Si Pacar Kuda juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang lebih  transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

“Seluruh proses terekam dalam sistem digital, sehingga lebih mudah diawasi dan diminimalkan risiko kesalahan atau penyalahgunaan,” katanya.

Poino mengatakan melalui inovasi Si Pacar Kuda ini, berhasila mengantarkan DPMD Kukar meraih apresiasi dari berbagai pihak.

“Pada tahun 2024 lalu, aplikasi Si Pacar Kuda berhasil meraih penghargaan  juara kedua tingkat kabupaten dalam ajang inovasi perangkat daerah,” tandas Poino

Melalui penghargaan ini, Poino menyebutkan hal tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan DPMD Kukar mendapat respons positif serta berdampak nyata bagi pemerintahan desa.

“Alhamdulillah, aplikasi ini yang kami ajukan sebagai inovasi mendapatkan penghargaan juara dua tingkat kabupaten tahun 2024. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menyempurnakan sistem,” tutur Poino .

Dengan langkah-langkah strategis ini, Poino berharap agar desa-desa di Kutai Kartanegara bisa semakin maju, mandiri, terhadap perkembangan teknologi informasi. (adv/tan)