Disdikbud Kukar Raih Juara Tiga Dalam Turnamen Mini Soccer Antar OPD
Tim
Disdikbud Kukar juara tiga minisoccer antar OPD 2024 (pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Kejuaraan
Mini Soccer antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kutai
Kartanegara yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar
berlangsung meriah.
Dari 29 tim yang berpartisipasi
sebanyak 4 tim yang memperebutkan gelar
juara yakni dari Setkab Kukar, BPKAD, RSUD Dayaku Raja, dan Disdikbud Kukar
untuk selanjutnya berlaga babak final yang berlangsung, Kamis malam (22/8/2024),
di lapangan mini soccer Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang.
Dalam perebutan tempat ketiga,
Disdikbud Kukar bertemu RSUD Dayaku Raja Kota Bangun. Partai ini menjadi pertarungan yang cukup sengit
antara kedua tim yang sama-sama berambisi mengakhiri turnamen dengan hasil
terbaik sebagai juara.
Sebelumnya RSUD Dayaku Raja kalah
dari Sekretariat Daerah Kabupaten (Setkab) Kukar di babak semifinal melalui adu penalti dengan
skor tipis 5-4 skor keunggulan diraih Setkab Kukar, sementara itu Disdikbud
Kukar yang bertemu dengan BPKAD harus mengakui keunggulan BPKAD dengan skor
0-2.
Selama pertandingan berlangsung,
Match pertama perebutan Juara Tiga ini sangat ketat, dengan kedua tim saling
menyerang dan berusaha menciptakan peluang.
Disdikbud Kukar yang tampil dengan
jersey merah-merah, berhadapan dengan RSUD Dayaku Raja yang mengenakan jersey
bermotif garis hijau oren dan celana hitam.
Masing-masing tim saling
memberikan tekanan serangan. Walaupun kedua tim saling melancarkan serangan
dan tekanan kepada gawang lawan, skor masih bertahan 0-0 hingga akhir babak
pertama.
Pada babak kedua, saat peluit
ditiup wasit yang menandakan pertandingan dimulai kembali. RSUD Dayaku Raja
langsung memberikan tekanan dengan serangan berulang kali, hingga tim lawan
sedikit kewalahan. Tendangan keras terus diberikan namun masih membentur mistar
gawang, hal ini menambah ketegangan di lapangan serta penonton.
Kedua tim terus saling memberikan
perlawanan dengan berbagai strategi hingga waktu pertandingan berakhir, skor
tetap imbang 0-0. Sehingga babak extra time pun diberikan pada perebutan Juara
Tiga ini.
Hingga peluit wasit berbunyi yang
menandakan extra time usai, kedua tim masih sama-sama tidak mampu memberikan
gol pada gawang lawan. Hingga akhirnya adu penalti menjadi penentu pemenang
pada laga ini.
Pada babak adu penalti ini
Disdikbud Kukar berhasil membobol gawang lawan sebanyak empat gol, sementara
RSUD Dayaku Raja hanya mampu mencetak dua gol. Skor akhir 4-2 memastikan
Disdikbud Kukar merebut gelar Juara Ketiga.
Saat diwawancarai awak media
Pelatih Disdikbud FC, Tutut Adi Saputra, mengungkapkan rasa syukur serta
kegembiraannya setelah keberhasilan timnya meraih posisi ketiga di ajang
Kejuaraan Mini Soccer antar OPD ini.
"Alhamdulillah, kami sangat
bersyukur atas hasil ini. Perjuangan anak-anak di lapangan sungguh luar biasa.
Mereka telah bekerja keras, bukan hanya saat bertanding, tetapi juga saat
berlatih. Kemenangan ini adalah buah dari kerja sama dan disiplin yang mereka
tunjukkan selama ini.” Ungkap Adi seusai laga pertandingan
Tutut mengatakan tidak menyangka
bisa meraih juara tiga ini. Ia juga menyebut meskipun hasil ini cukup
memuaskan, namun dirinya tetap akan mengevaluasi guna meningkatkan performa tim
untuk persiapan kompetisi selanjutnya.
Dirinya juga menjelaskan akan
terus berbenah. Meski hasil yang diperoleh cukup baik, tetapi dirinya
memastikan tidak akan berhenti pada laga ini saja.
“Kami akan melakukan evaluasi
menyeluruh, baik dari segi taktik maupun fisik, agar ke depan kami bisa tampil
lebih solid lagi. Target kami tentu ingin meraih hasil yang lebih tinggi di
masa depan," tandasnya.
Pelatih Disdikbud Kukar ini juga
menyampaikan apresiasinya sebesar-besarnya kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga
(Dispora) Kutai Kartanegara sebagai pihak penyelenggara.
Ia beranggapan, penyelenggaraan
event seperti ini, sangat penting untuk mempererat silaturahmi antar OPD
sekaligus meningkatkan semangat olahraga di kalangan pegawai.
"Saya sangat mengapresiasi program dari Dispora Kukar ini. Kejuaraan seperti ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar OPD.” Terangnya
Ia juga berharap agar turnamen antar OPD ini, dapat terus diselenggarakan, dan menjadi agenda tahunan. Tidak
hanya tingkat daerah namun bisa hingga skala lebih besar lagi. (Adv/tan)