Jelang HUT RI ke-79, Pemkab Kukar Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 250 Meter

img

(Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Forkopimda Kukar saat acara pembentangan bendera merah putih di Bundaran Menara Tuah Himba/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79 tahun pada 17 Agustus mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan pembagian bendera merah putih dan pembentangan bendera merah putih sepanjang 250 meter.

Kegiatan ini diawali pembagian bendera merah putih oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, di halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Jumat (2/8/2024). Selanjutanya Bupati Kukar bersama rombongan Forkopimda melakukan kirab bendera merah putih, hingga finish di Bundaran Menara Tuah Himba.

Sesampainya di Bundaran Menara Tuah Himba, Bupati Kukar Edi Damansyah yang didampingi oleh Sekda Kukar Sunggono, Kapolres Kukar, Dandim 0906 Kukar, Kabag Kesbangpol, bersama siswa-siswi perwakilan sekolah di Kukar, bersama-sama membentangkan bendera merah putih sepanjang 250 meter mengelilingi menara tersebut.

Kepada awak media Bupati Kukar Edi Damansyah mengungkapkan, pembentangan bendera ini dilakukan bersama seluruh paguyuban antar etnis di Kukar dan jajaran pemerintah Kukar beserta seluruh elemen di Kukar.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut kemerdekaan Indonesia, pada 17 Agustus nanti. Kita lakukan pembagian bendera dan sekaligus tadi kita melakukan pawai membawa bendera 250 meter. Dan bendera dibentang di Bundaran Tuahimba.” Ungkap Edi saat diwawancarai disela-sela acara

Dirinya berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi bagian upaya, khususnya seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga nasionalisme.

“Selain itu, semoga ini bisa menyemangati seluruh anak bangsa, khususnya warga masyarakat  Kukar, dan juga kita mengingat kembali peristiwa bagaimana perjuangan para pahlawan, para orang tua kita dulu, memperjuangkan, mempertahankan merah putih untuk kemerdekaan Republik Indonesia.” terang Edi.

“Saya kira generasi kita ini hanya tinggal bagaimana mengisinya dan menjaga negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.”sambungnya.

Pada kesempatan ini juga Edi memastikan, bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksankan secara konsisten. Terlebih dengan adanya momentum seperti ini, ia beranggapan dapat lebih membangun jiwa kebersamaan, persatuan serta nasionalisme. (adv/tan)