Beri Pemahaman Kepala dan Operator SD Lewat Bimtek PPDB Online
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Agar memudahkan
masyarakat untuk memperoleh data informasi tentang lembaga pendidikan dalam
hal ini Sekolah secara akurat dan cepat, menjadi tantangan yang harus diselesaikan
oleh pihak pengelola pendidikan.
Salah satunya dengan menyediakan layanan
informasi secara online. Seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online
yang sudah semestinya tersedia disemua sekolah, baik SD maupun SMP.
Guna meningkatkan pemahaman Kepala
Sekolah Dasar dan operator SD terkait hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
(Disdikbud) Kukar menggelar bimbingan teknis Penerimaan Peserta Didik Baru
(PPDB) online, di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Selasa (11/6/2024).
Seksi Penjaminan Mutu dan
Kelembagaan SD Disdikbud Kukar Patahangi menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh
100 Kepala Sekolah Dasar dan 100 Operator SD. Tujuan bimtek tersebut ialah,
untuk memudahkan akses layanan pendidikan khususnya tingkat SD kepada
masyarakat.
Jadi, masyarakat atau orang tua
dapat mendaftarkan anaknya ke SD melalui online tanpa harus datang ke SD yang
menjadi pilihannya.
"Ini bagian dari salah satu
program kerja Disdikbud Kukar, dalam mendukung pelaksanaan PPDB online," jelas
Patanghi pada Poskotakaltimnews,
Selasa (11/6/2024).
Ia mengaku, pelaksanaan PPDB
online khususnya tingkat SD telah dilakukan sejak 2022 lalu. Memang masih ada
sebagian sekolah untuk PPDBnya masih dengan metode manual, di wilayah sekolah
tersebut kemungkinan jaringannya kurang optimal.
"Bapak, Ibu guru tak perlu
khawatir dengan metode PPDB online terhadap minat orang tua siswa untuk
menyekolahkan anaknya di SD setempat, apabila SD tersebut dinilai baik oleh
orang tua atau masyarakat pastinya mereka mendaftarkan anaknya di SD
tersebut," ujarnya.
Menurutnya, dengan dibukanya PPDB
online dapat menyediakan basis data yang lebih akurat. Karena semuanya sudah
tersistematis, dan semua SD juga memiliki kualitas yang baik.
Pihaknya juga menekankan kepada
pihak sekolah untuk selalu bersedia membantu orang tua siswa, dalam
melaksanakan PPDB. Apabila ada pihak sekolah yang tak bersedia membantu,
masyarakat dapat melaporkan hal itu ke Disdikbud Kukar.
"Apabila nanti ada SD yang
tak bersedia membantu terhadap PPDB online bisa lapor ke kami (Disdikbud).
Nanti akan kami tegur pihak sekolahnya dan dibantu untuk PPDB onlinenya,"
paparnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta
untuk dapat mengikuti bimtek tersebut dengan serius. Berikan kepuasan kepada
masyarakat terhadap pelayanan pendidikan di Kukar, meningkatkan pelayanan
pendidikan merupakan prioritas pemerintah daerah.
"Sektor pendidikan merupakan
prioritas pemerintah daerah, maka dari itu pelayanan pendidikan terus kita
tingkatkan," pesannya.
Dirinya berharap, melalui bimtek
ini pihak sekolah khususnya SD dapat menerapkan ilmunya pada saat PPDB online.
Artinya dengan menerapkan ilmu itu kapasitas mereka pasti bertambah. (adv/riz)