Pemdes Ponoragan Maksimalkan Sektor Pertanian
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Pemerintah
Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kukar terus memaksimalkan sektor pertanian
diwiliyahnya, meskipun memiliki lahan yang minim.
Kepala Desa Ponoragan Sarmin
menjelaskan, lahan pertanian di Desa Ponoragan hanya sekitar 100 hektare dengan
jumlah 5 kelompok tani. Penyebab minimnya lahan pertanian tersebut karena
masyarakat beralih ke sektor perikanan, yang dinilai perputaran ekonominya
lebih cepat dari pertanian.
"Meskipun banyak yang
beralih, kami terus mendukung sektor pertanian. Karena pertanian ini sangat
penting dan memiliki peluang besar dalam menghadapi Ibu Kota Nusantara
(IKN)," kata Sarmin pada Poskotakaltimnews,
Kamis (16/5/2024).
Menurutnya, dengan keberadaan IKN
di Kaltim pastinya kebutuhan pangan akan meningkat, untuk itu harus
dipersiapkan sejak awal. Saat ini masyarakat sudah cukup tanggap mengambil
peluang, khususnya pada sektor kebutuhan pangan, namun semua itu kalau bisa
harus seimbang.
Sementara pihaknya juga tak
melarang masyarakat mengambil keputusan untuk mengalih fungsi lahan tersebut,
karena hal itu menyangkut kecukupan kebutuhan keluarga masing masing.
"Kita juga tak bisa melarang atau
memaksa mereka harus bertani, kalau masyarakat menilai lebih cocok di sektor
perikanan juga tak masalah," ucapnya.
Sejauh ini pemerintah desa
komitmen mendukung sektor pertanian maupun perikanan di wilayahnya. Karena hal
itu sangat membantu dalam peningkatan perekonomian masyarakat.
Adapun dukungan yang diberikan
berupa bantuan sarana dan produksi (Saprodi) pertanian seperti pupuk dan
lainnya, baik pada sektor pertanian maupun perikanan.
Ia berharap, sektor pertanian dan perikanan di Desa Ponoragan terus berkembang dan maju. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
"Kami berharap masyarakat
makin sejahtera baik itu melalui perikanan, pertanian maupun UMKMnya,"
harapnya. (adv/riz)